Ahmad Bajuri : FORGAKI Gelar Konsolidasi Dukung Suskesnya Program Koperasi Merah Putih serta Revitalisasi di Jabar



NEWSLETTERJABAR - Para tokoh aktivis, akademisi dan pelaku koperasi di Jawa Barat menyambut baik adanya program khusus Presiden Prabowo kepada perkembangan serta peran dari koperasi di Indonesia yang diharapan koperasi menjadikan salah satu soko perekonomian dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Maka koperasi harus diberikan peluang perhatian dan dukungan dari pemerintah agar peran fungsi koperasi bisa sesuai yang diharapkan masyarakat yang merupakan bentuk salah satu badan usaha selain BUMN, BUMD dan koorporasi. Oleh karena itu semestinya mempunyai peluang yang sama dalam pergerakan usahanya. Ini yang menjadikan Presiden Prabowo menginginkan koperasi menjadi kuat dan mandiri juga memberikan konstribusi cukup besar dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia.



Ini salah satu diskusi yang disampaikan oleh Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia (Wamenkop RI) Ferry Juliantono, para tokoh aktivis, akademisi dan pelaku koperasi di Jawa Barat merespon baik dan akan ikut memberikan dukungan nyata agar revitalisasi koperasi nyata adanya di Jawa Barat yang merupakan cikal bakal sejarah berdiri lahir koperasi di Indonesia.


Sekarang ini, kondisi koperasi cukup memprihatinkan dengan kurang diberikan peluang peran bergerak usahanya koperasi. Kurangnya SDM management pengelola, kurang perhatian dukungan masyarakat. Serta citra yang kurang baik terhadap koperasi ini fakta eksisting kondisinya. 


Inilah hasil FGD di Aryajipang Bandung, para pendiri Forum Pergerakan Koperasi Indonesia (Forgaki). Dimana ke depan Forgaki akan aktif berperan dalam revitalisasi koperasi, dengan salah satunya mengambil peran dalam membranding koperasi, memfasilisasi, advokasi, konsultasi dan pedidikan pelatihan pemagangan untuk masyarakat pelaku koperasi.





Hasil kesimpulan pertemuan maka Forgaki menyusun langkah-langkah rencana yang bisa dilakukan dalam membantu dan mensukseskan program pemerintah dalan revitalasi koperasi. Pendiri juga menyepakati struktur Forgaki yang akan diisi oleh para pelaku dan akademisi yang punya pengalaman dan peduli pada kepentingan ekonomi kerakyatan.


Di jajaran pengurus harian dipercayakan kepada salah satu perwakilan akademisi yang aktif menjadi dosen di STIE Yasa Anggana Garut yaitu, HAhmad Bajuri selaku Ketua, Apipudin selaku Sekretaris dan bendahara Rieta Rusman 

"Semoga langkah, peran Forgaki sesuai tujuan berdirinya dan bisa di rasakan oleh masyarakat serta ikut membantu aktif mensukseskan  program pemerintah," tandas Ahmad Bajuri, Ketua FORGAKI.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nasib Pilkada Garut 2024 dalam Situasi Integritas KPUD Dipertanyakan Publik

Relawan Kujang Dewa Ucapkan Selamat dan Sukses, Dedi-Erwan Memimpin Jawa Barat

PKL Juara dan Gabungan Ormas se-Kota Bandung Satu Tekad, Bergema Dukung Dandan-Arif