Kelompok 'Rakyat Jelata' Sampaikan Surat Tuntutan ke Istana Negara
JAKARTA, NEWSLETTERJABAR.COM-- Sekelompok orang yang mengatasnamakan Kelompok Rakyat Jelata yang berasal dari berbagai daerah, salah satunya dari Garut, menggelar aksi unjuk rasa dengan mendatangi Istana Negara di Jakarta. Sabtu (13/08/2022)
Sedianya aksi yang mengatasnamakan Kelompok Rakyat Jelata tersebut dilakukan dengan aksi Sejuta Motor yang keberangkatannya dimulai dari Gedung Sate Bandung Jawa Barat; akan tetapi gagal dilaksanakan.
Namun demikian, dengan berbagai upaya, beberapa pelaku aksi akhirnya sampai juga ke Jakarta.
Disampaikan salah seorang peserta aksi dari Garut, Fauliyah Syarif, saat menuju Istana Negara juga kami mendapat penjegalan dari pihak polisi.
"Saat akan menyampaikan aspirasi juga kami mendapat hambatan dari polisi penjaga," ujar Fauliyah.
Fauliyah menyayangkan atas perlakuan para polisi yang menghambat kehadiran para pelaku aksi.
"Tentu kami sangat kecewa dengan perlakuan para polisi yang menghambat kedatangan kami untuk menyampaikan aspirasi," tutur Fauliyah yang didampingi peserta asal Garut lainnya, Daba.
Ditambahkan Faulia, dalam aksi tersebut, Kelompok Rakyat Jelata menuntut Presiden agar menurunkan harga bahan-bahan pokok serta BBM.
Atas upaya yang keras dan harus beradu argumentasi dengan pihak polisi, lanjut Fauliyah, akhirnya dengan pengawalan dari peserta aksi lainnya, akhirnya inisiator Aksi Sejuta Motor, Dodi Permana, berhasil menyampaikan surat tuntutan Rakyat Jelata ke Istana.
"Alhamdulilah dengan tekad dan usaha yang keras, akhirnya surat tuntutan kami sampai ke Istana Negara. Allahu Akbar!" tandas Fauliyah. (*)
Dilaporkan oleh Lina TG
Komentar
Posting Komentar