Handphone dan Istri

 


Oleh Idat Mustari*)


NEWSLETTERJABAR.COM-- Gadget adalah sebuah alat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus, seperti telepon pintar (smartphone). Perkembangan teknologi semakin berkembang pesat sesuai dengan perkembangan zaman. Teknologi muncul dalam berbagai macam jenis dan fitur dari teknologi selalu baru hari ke hari.


Kebutuhan teknologi merupakan salah satu kebutuhan penting saat ini. Hal ini disebabkan karena teknologi sangat di butuhkan untuk keperluan banyak hal. Teknologi sangat mudah didapatkan karena tersedia sengan mudah, murah, dan dapat disesuaikan sehari-hari. Tanpa memandang usia mulai dari anak-anak hingga dewasa hari ini sangat bergantung pada gadget.


Gadget membuat orang menjadi individualisme, bahkan suatu perkumpulan/pertemuan bisa menjadi sunyi tanpa percakan hanya karena gadget. Tanpa kita sadari semenjak adanya gadget yang canggih interaksi via internet perlahan menggantikan interaksi langsung.


Tak sedikit orang yang kecanduan gadget, jiwanya dihantui oleh rasa ketakutan jika tanpa handphone, kondisi ini desebut nomophobia (no mobile phobia). Layaknya kecanduan pada umumnya, sangat sulit kita untuk mengendalikan dan mengatasi kecanduan tersebut. Tak jarang keakraban pasangan suami-istri, anak  semakin berkurang, karena lebih asik dengan handphone.


Suatu saat ada seorang istri merasa kesepian, kurang diperhatikan oleh suaminya yang lebih asik dengan media sosial yang ada di handphonenya. Si istri lebih banyak jalan sendiri ketimbang dengan suaminya, sebab kalau pun jalan bareng, suaminya lebih banyak main handphone ketimbang ngobrol dengannya.


Saat sedang berjalan-jalan sang Istri itu menemukan lampu ajaib Aladin, dan menggosoknya hingga keluarlah jin dari lampu tersebut.


Sang Istri mengajukan lima permohonan kepada jin itu :



1. Aku ingin mata suamiku hanya kepadaku,


2. Aku ingin selalu diperhatikan dan diingat oleh suamiku.


3. Aku ingin jadi milik satu-satunya dari suamiku.


4. Aku ingn suamiku selalu tidur di sisiku, dan


5. Aku ingin jadi yang pertama dibelai, digenggam dan selalu diingat oleh suamiku di pagi hari dan sepanjang hari.


Jin pun mengabulkan permintaan tersebut dan....whuush.... si istri berubah jadi handphone  .....!!! (*)


*) Pemerhati Sosial, Agama dan Advokat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nasib Pilkada Garut 2024 dalam Situasi Integritas KPUD Dipertanyakan Publik

Relawan Kujang Dewa Ucapkan Selamat dan Sukses, Dedi-Erwan Memimpin Jawa Barat

PKL Juara dan Gabungan Ormas se-Kota Bandung Satu Tekad, Bergema Dukung Dandan-Arif