Pendiri PISP, Hasanudin: ‘Tindakan Wabup, perlu diperingatkan Bupati Garut’
Laporan wartawan newsletterjabar.com: Layla
GARUT, NEWSLETTERJABAR.COM-- Pada Jum’at , 25 D esember
2020, Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, berkunjung ke lokasi budidaya ikan koi di Desa Muktisari, Kecamatan Cipaku,
Kabupaten Ciamis. Menurut Helmi, kegiatan tersebut merupakan studi banding dalam rangka
mengetahui tata kelola pembudidayaan ikan koi di Ciamis.
“Saya tertarik dengan tata kelola pembudidayaan ikan koi
yang dilakukan kelompok pembudidaya disini, karena mampu berdampak pada
pemberdayaan kelompok masyarakat,” ujar dr. Helmi, seperti dilansir dari Poros Garut (26/12/2020)
Terkait kegiatan
Helmi Budiman selaku Wakil Bupati Garut tersebut, Pendiri Pusat Informasi dan Studi Pembangunan (PISP),
Hasanudin, menyesalkan hal tersebut.
Didasarkan Hasanudin, karena kunjungan tersebut dilaksanakan
pada saat tim Gugus Tugas dan para pihak
terkait Covid-19 di Garut sedang berjuang mengahadapi penyebaran Covid-19.
“Kami menyesalkan atas apa yang dilakukan Wakil Bupati
Garut, yang dengan alasan studi banding ke luar kota, ke peternakan Ikan Koi di Kabupaten Ciamis, di
tengah Tim Gugus dan para pihak terkait berjuang menghadapi penyebaran virus
Covid-19 yang makin meluas di Kabupaten Garut,” tutur Hasanudin.
Menurut Hasanudin, dalam kondisi seperti sekarang ini,
pejabat diharapkan fokus dan mengawal imbauan yang telah diterbitkan Tim Gugus
Tugas atau Pemda Garut berkenaan penawasan terhaddap pelaksanaan protokol kesehatan pada masa libur Natal dan Tahun Baru.
“Dalam kondisi ini, Wakil Bupati malah berkunjung keluar
daerah, dan melakukan kegiatan yang bukan prioritas, yaitu ternak ikan koi. Ini
menandakan, Wakil Bupati tidak konsisten
dan tidak mematuhi kebijakan Bupati Garut yang menyatakan siaga terhadap penyebaran Covid-19 di Kabupaten Garut,” kata
Hasanudin.
“Selain itu, ini memberikan contoh yang tidak patut kepada
pejabat di bawahnya,” tambah dia.
Seharusnya, lanjut dia, sebagai Wakil Bupati yang berlatar
belakang tenega medis (dokter) memahami bahaya merebaknya virus ini dan
memberikan support kepada tenaga kesehatan dan aparat keamanan yang saat ini
sedang melaksanakan protokol penangan pandemi covid di Kabupaten Garut.
“Jika pun ada yang mendesak berkenaan dengan ternak ikan
koi, kan wabub bisa mendelegasikan ke dinas peternakan. Tidak perlu harus
datang secara langsung,” jelas dia.
“Tindakan Wabub ini, perlu diperingatkan oleh Bupati Garut,
agar segera fokus pada penangan covid-19,” sambung Hasanudin memungkas. (ed.
Toni Gempur)
Komentar
Posting Komentar