Ormas OI Dirikan Saung Baca Cikal di Nangoh Bayongbong

Laporan wartawan newsletterjabar.com: Layla 


GARUT, NEWSLETTERGARUT.COM-- Kepedulian akan kemajuan dunia pendidikan Indonesia perlahan tapi pasti terus digalakkan, di antaranya oleh Organisasi Masyarakat Orang Indonesia (Ormas OI) Kabupaten Garut.

Karena itulah, untuk kali pertamanya di Garut, OI mendirikan Saung Baca Cikal, tepatnya di Kampung Nangoh, RT 04 RW 02, Desa Panembong, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. 

Ketua Kelompok Saung Baca Cikal, Sansan Donelt OI, mengungkapkan, Saung Baca Cikal dibangun sedemikian rupa sehingga sangat asik untuk kegiatan membaca.

"Di area terbuka kita akan merasa nyaman membuka cakrawala
berpikir," ungkap Sansan.


Disampaikan Sansan, pada minggu lalu (27/12/2020), Saung Baca Cikal melaksanakan kegiatan penutupan kerja bareng Oi cikal dengan Himpunan Taruna Mahasiswa Satya. 

Hadir dalam acara tersebut, lanjut Sansan, adalah Kepala Desa Panembong, kelompok Oi Cikal Garut, Guru Relawan, anak didik SD sederajat, dan RT/RW setempat.

“Minggu yang lalu kami Oi Cikal Garut melaksanakan kegiatan Penutupan Kegiatan Pembelajaran Organisasi HITMASATYA yang dilaksanakan di Saung Baca sekaligus peresmian kelompok yang diberi nama Hitmasatya dan ada santunan anak yatim,” tutur Sansan. Rabu(30/12/2020).


Menurut Sansan, buku merupakan gerbangnya ilmu; karena itu, ketika seseorang memiliki hoby membaca kecenderungan untuk dapat lebih konsentrasi terhadap sesuatu hal akan sangat memungkinkan.

“Dengan membaca juga kita akan memiliki kemampuan berpikir penuh dan prakti, selain melatih otak yang akhirnya bisa meminimalisir menurunnya daya ingat; terlebih kebiasaan membaca tersebut dilakukan sejak dini,”
jelas Sansan. 

Diterangkan Sansan, tujuan Saung Baca ini adalah untuk menjadikan
anak-anak di desa, juga masyarakat lainnya, memiliki ruang terbuka
untuk mendorong kemajuan pendidikan dan karakter anak dari minat baca buku. 


"Fasiltas membaca di Saung Baca Cikal cukup memadai, walaupun belum menjawab semua kebutuhan masayarakat; paling tidak kami berani memulai," ungkap Sansan. 

"Di Saung Baca Cikal siapa saja boleh membaca," tambah Sansan.

Diharapkan Sansan, Saung Baca OI tersebut dapat terus hidup, berkembang, serta memiliki daya tarik bagi anak-anak, dewasa, termasuk juga orang tua.

“Kami ingin Saung Baca Cikal OI ini bisa berkembang menemani keseharian masyarakat dari semua kalangan sehingga nanti menjadi motivasi kami untuk mengajak rekan-rekan atau siapapun
berinovasi untuk satu tujuan, yakni memajukan dunia pendidikan,” tandas Sansan. 

Terakhir Sansan menjelaskan,
menjadi cerdas adalah hak tiap-tiap
anak bangsa; memberikan ruang
untuk kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual menjadi sama dan sebangun adalah bagian dari kewajiban setiap warga.

“Berangkat dari  rasa tanggung jawab inilah, Saung Baca ini kami hadirkan dengan harapan masyarakat kita, pemuda-pemudi kita, anak-anak kita, adik-adik kita, saudara-saudara kita dan kita, gemar membaca. Dan dengan membaca, semoga kita akan lebih cerdas dalam melakoni hidup selanjutnya." Pungkas Sansan. (ed. Toni Gempur) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nasib Pilkada Garut 2024 dalam Situasi Integritas KPUD Dipertanyakan Publik

Relawan Kujang Dewa Ucapkan Selamat dan Sukses, Dedi-Erwan Memimpin Jawa Barat

PKL Juara dan Gabungan Ormas se-Kota Bandung Satu Tekad, Bergema Dukung Dandan-Arif