Ketua Pemuda Muhammadiyah: Sosok Pantas Ketua PAN adalah Kader Pituin Muhammadiyah
Laporan wartawan newsletterjabar.com: Layla
GARUT, NEWSLETTERGARUT.COM-- Arus dukungan kepada Calon Ketua DPD PAN Kabupaten Garut semakin menguat menjelang Musyawarah Daerah (Musda) V PAN Kab. Garut.
Hal itu terlihat dari, setidaknya, tiga elemen organisasi kemasyarakatan yang menyuarakan dukungannya untuk salah satu bakal calon (balon) maju sebagai caketu DPD PAN di perhelatan Musda V.
Ketiga elemen tersebut adalah Karang Taruna, KNPI, dan Pemuda Muhammadiyah.
Di antara nama-nama calon Ketua DPD PAN Kab. Garut, yang memiliki dukungan kuat, salah satunya adalah Irwandani, S.IP., M.Si.
Irwandani sendiri adalah politikus yang saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Garut, yang diprediksi akan meraih dukungan suara mayoritas.
Ketua Pemuda Muhammadiyah Kab. Garut, Exoffisio Panglima Daerah KOKAM Garut, Dian Noviar Nugraha, mengemukakan, di penghujung tahun 2020 DPD PAN Kab. Garut akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda).
Musda, lanjut Dian, merupakan permusyawaratan tertinggi di dalam tubuh PAN, disamping sebagai ajang merumuskan program-program PAN ke depan yang diharapkan mempunyai kualitas keberpihakan kepada umat di Kabupaten Garut.
“Musda merupakan agenda besar, siapa yang pantas dan berkompeten dalam mengawal program-program partai adalah sosok ketua yang struggle," ungkap Dian. Jum’at (25/12/2020).
Ditambahkan Dian, hal itu supaya di tubuh PAN sehat, dan ketika partai sudah sehat maka partai itu sendiri akan dapat menunaikan tugasnya untuk kepentingan umatnya dalam mengawal kebijakan-kebijakan di gedung dewan nanti.
"Artinya, dari semua yang saya ungkapkan perlu dan wajib Keluarga besar PAN, baik di level daerah, cabang maupun ranting, memikirkan sosok yang pantas dan kompeten untuk menahkodai partai berlambang matahari ini," papar Dian.
Dijelaskan Dian, PAN merupakan anak kandung Muhammadiyah karena terlahir dari para tokoh Muhammadiyah sendiri.
“Suka tidak suka, mau tidak mau PAN adalah anak kandung Muhammadiyah karena dilahirkan dari para tokoh Muhammadiyah pada saat itu," jelas Dian.
Konsekuensinya, sambung Dian, PAN ke depan harus menyelaraskan kembali dengan pemikiran-pemikiran Gerak Dakwah Muhammadiyah.
"Untuk bergandeng tangan erat dalam berta'awun untuk negeri,” tutur Dian.
Dikemukakan Dian, PAN dituntut harus bisa mengawal Gerak Dakwah Muhammadiyah untuk umat/negeri, karena PAN merupakan gerbong khusus untuk di wilayah-wilayah politis dan harus siap membantu Gerak Dakwah Muhammadiyah.
Menurut Dian, sosok yang pantas menjadi Ketua PAN adalah harus dari orang Muhammadiyah tulen, minimal pernah menjadi pengurus inti di Muhammadiyah itu sendiri, baik di level daerah maupun di level cabang.
“Ada sosok yang setelah dikaji oleh kami dari Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah yang konsen memikirkan keberlangsungan gerak Muhammadiyah dan Gerak PAN ke depan. Kami betul-betul menginginkan sosok yang tangguh di tubuh PAN ke depan dan tidak minim pengalaman di Muhammadiyah sendiri. Beliau adalah mantan sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Garut, yaitu Ayahanda Irwandani,” jelas Dian.
Terkait kader Muhammadyah yang tidak berada di PAN, Dian menyampaikan, pihaknya setuju kalau kader Muhammadyah berada di berbagai partai.
"Saya berharap kepada semua kader terbaik muhammadiyah supaya untuk masuk dan berkiprah di semua partai sebagai wadah perjuangan dan dakwah," tutur Dian.
"Apapun partainya silahkan. Para kader terbaik Pemuda Muhammadiyah untuk memberikan warna dakwah dan membawa partai lebih besar untuk memberi manfaat kepada umat," sambung Dian memungkas.
(ed. Toni Gempur)
Komentar
Posting Komentar